Menara Penyerapan
Bidang aplikasi:
⩥Banyak digunakan di bidang pengolahan gas buang industri, terutama dalam menghilangkan gas berbahaya seperti sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan fluorida;
⩥Di industri seperti petrokimia, kimia, dan listrik, menara penyerapan air digunakan untuk mengolah zat berbahaya seperti hidrogen sulfida dan amonia dalam gas buang, sehingga menghasilkan pemurnian dan emisi gas buang;
⩥Ini juga digunakan untuk mengolah senyawa organik volatil (VOC), mengubah zat berbahaya dalam gas buang menjadi zat yang tidak berbahaya melalui proses penyerapan fisik.
Keunggulan Peralatan:
⩥Pengendalian Emisi yang Efisien: Sistem ini mencakup unit penyerapan air sekunder untuk memastikan emisi memenuhi standar. Tangki air murni dengan pemantauan level dan katup solenoid secara otomatis mengontrol pengisian ulang air, dibantu oleh pompa pengisian ulang. Setiap unit penyerapan memiliki pompa sirkulasi magnetik independen, dan pompa pembuangan juga menggunakan pompa magnetik untuk keandalan.
⩥Pemantauan Real-Time & Ketahanan: Ketel menara dilengkapi sistem pemantauan online untuk konsentrasi cairan absorpsi, memungkinkan penyesuaian secara real-time. Semua komponen arus berlebih terbuat dari baja tahan karat 304 untuk daya tahan dan ketahanan terhadap korosi. Menara absorpsi menggunakan kemasan bergelombang kawat kasa efisiensi tinggi untuk meningkatkan absorpsi dan mencegah banjir cairan.
⩥Desain & Perawatan yang Dioptimalkan: Tangga dan platform perawatan memastikan pengoperasian yang mudah. Bagian-bagian yang tertanam di menara tinggi dipasang terlebih dahulu selama konstruksi dengan koordinasi bersama pelanggan. Saluran masuk air tawar diposisikan di bawah demister, memastikan penyerapan yang lebih baik. Demister jaring kawat di bagian atas mencegah terbawanya tetesan cairan, memastikan kualitas emisi.
Prinsip proses:
Menara absorpsi memanfaatkan karakteristik NMP dan air yang dapat bercampur dalam rasio apa pun dan sangat larut dalam air untuk mengolah gas buang VOC, yang dapat mengendalikan emisi VOC dalam gas buang hingga ≦10 mg/m3.


